Kekurangan Komputer pada UNBK Bisa Diatasi

H. Jumadi

LOTENG, PILAR NTB.com-
Pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terutama untuk jenjang SMP, mayoritas sekolah penyelenggara masih mengalami kendala kekurangan sarana dan prasarana perangkat ujian. Namun kendala kekurangan peralatan ini dipastikan tidak akan mengganggu kelancaran pelaksanaan ujian. Mengingat banyak solusi yang bisa dilakukan sekolah untuk menutupi kebutuhan akan unit komputer.
Dinas Pendidikan Lombok Tengah melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, H Jumadi menuturkan, terkait dengan kekurangan ini tidak menjadi kendala yang serius. Melalui bantuan komputer dari pemerintah pusat yang diberikan kepada sekolah penyelenggara diharapkan mampu menutupi kekurangan. Dimana sekitar 24 unit komputer diberikan kepada sekolah yang menyelenggarakan UNBK.
“Meski belum bisa menutupi kebutuhan secara menyeluruh, paling tidak bisa sedikit menutupi kekukurangan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Selain melalui bantuan unit komputer, pemerintah pusat juga meminta sekolah untuk melakukan koordinasi dengan sekolah lain yang menyenggarakan UNBK. Seperti halnya SMA/SMK yang ada di sekitar rayon. Mengingat jadwal pelaksanaan ujian berbeda, sehingga diharapkan bisa saling bekerjasama satu sama lain. Seperti laporan banyak SMA/SMK yang enggan untuk meminjamkan peralatannya. Namun hal tersebut dibantahnya, karena kordinasi yang dilakukan sudah ditingkat pusat.
“Tidak ada alasan untuk SMA/SMK tidak memberikan peminjaman, karena kordinasi langsung dengan Kementerian bukan dengan provinsi,” tegasnya.
Menurutnya, sudah banyak sekolah yang melakukan peminjaman alat atau ruangan langsung. Artinya siswa yang dibawa ke sekolah terdekat untuk melaksanakan ujian. Tidak hanya itu, sekolah diminta untuk memanfaatkan sumber daya yang ada. Seperti peminjaman peralatan baik laptop maupun komputer kepada guru, siswa maupun wali murid. Untuk sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK tahun ini sebanyak 74 SMP, baik sekolah negeri maupun swasta. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan, hingga nantinya UNBK bisa dilaksanakan di semua sekolah di Lombok Tengah.
“Sehingga kekurangan-kekurangan ini bisa ditutupi. Kita berharap ujian tahun ini bisa dilaksanakan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” pungkasnya.(dar/p1)

Beri rating artikel ini!