Disdik Blokir 28 Rekening Penerima Sertifikasi

Bayangkakri Sahip

LOTENG,PILARNTB.com – Sebanyak 28 rekening penerima Tunjangan Sertifikasi, diblokir Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah. Akibatnya, gaji yang sudah dibayarkan kementerian tidak bisa dicairkan.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Bayangkari Sahip menjelaskan,  pemblokiran dilakukan karena adanya perubahan aturan dari pemerintah pusat.

Sebelumnya, dalam sebulan jam mengajar di sekolah induk disyaratkan 12 jam dan sekolah lain 12 jam. Namun aturan terbaru menyebutkan, jam mengajar di sekolah induk bertambah menjadi 18 jam. Sementara gaji yang ada di rekening 28 guru tersebut dicairkan berdasrkan persyaratan lama. Agar tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pihaknya berinisiatif membekukan rekening yang bersangkutan.

“Kami tidak mau terjadi masalah. Karena kalau ada masalah kami di dinas yang repot,” kata Bayangkari di ruang kerjanya, Senin (1/04/2019).

Namun demikian, pemblokiran tidak bersifat permanen. Setelah persyaratan disesuaikan dengan aturan baru, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi agar rekening dibuka kembali. Dari 28 guru tersebut 17 diantaranya sudah mengambil rekomendasi ke Disdik Lombok Tengah.

“Rekening yang dibekukan tersebar di dua bank yakni BRI dan Bank NTB,” jelasnya.

Semua ini, lanjut Bayangkari dilakukan untuk kebaikan bersama, bukan untuk mempersulit para guru.

Untuk itu pihaknya berharap agar hal ini bisa dimaklumi dan tidak dipersoalkan. Karena pada hakekatnya, apa yang dilakukan Disdik senantiasa untuk kebaikan guru. (dar/p01)

Beri rating artikel ini!