banner 728x90

Kabid SMP Diduga Korupsi Dana Pengadaan Fasilitas UNBK

LOTENGPIALRNTB.com – Pengadaan fasilitas UNBK di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lombok Tengah, diduga dikorupsi.
Dana pengadaan 286 laptop, server dan perangkat UNBK untuk 13 sekolah di Lombok Tengah diduga masuk kantong pribadi. Yang mana pengadaan dilaksanakan Bidang Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah.
Seperti diketahui, dana pengadaan fasilitas UNBK tersebut mencapai Rp 3,3 Milyar. Yang mana pembelian dilakukan secara online di sejumlah perusahaan luar daerah.
Kepala Bidang Pembinaan SMP, H.Jumadi membantah jika dana pengadaan fasilitas UNBK tersebut dikorupsi. Menurutnya, pengadaan sudah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, pembelian tidak hanya laptop melainkan lengkap dengan server, UPS, printer dan perangkat lainnya. Hal ini kemudian mengakibatkan dana pengadaan begitu besar hingga mencapai Rp 3,3 milyar.
Hanya saja, mengenai jenis barang dan lainnya ditangani langsung oleh stafnya.
” Bukan dihitung satuan, tapi lengkap satu paket,”kata H.Jumadi via handphone, Rabu (11/03/2020).
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, laptop yang dibeli adalah laptop Core i3 merk HP. Di pasaran, harga maksimal laptop jenis tersebut berkisar Rp 5 jutaan dikalikan 286 unit, maka hanya membutuhkan dana Rp 1,6 Milyar. Jika ditambah serever yang harga tertinggi Rp 11 jutaan, dikali 13 sekolah tidak lebih Rp 143 juta. Bahkan jika lengkap dengan printer, total belanja tidak mencapai Rp 3 milyar.
Sementara itu, salah seorang pemilik komputer dan laptop di Lombok Tengah mengatakan, anggaran Rp 3,3 milyar terlalu besar kalau hanya untuk pengadaan 286 perangkat USB.
Disamping terlalu mahal, pembelian dengan partai besar juga akan diberikan potongan harga. Bahkan sesuai kebiasaan, pihak pembeli akan mendapatkan cash back sesuai persentase yang ditetapkan masing-masing penyedia.
“Kalau belanjanya Rp 3,3 milyar, kami berani berikan fee Rp 300 an juta,” ujarnya singkat. (Dar/p01)