banner 728x90

Penanganan Corona, DPRD dan Pemda Satu Suara

Ketua DPRD Lombok Tengah, M.Tauhid (kanan) didampingi Kabag Humas DPRD saat menggelar konferensi Pers terkait penanganan virus corona

LOTENGG,PILARNTB.com – Penyebaran virus corona atau covid-19 mendapat atensi khusus dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Loteng.
Dalam konferensi pers, Senin (16/03/2020), Ketua DPRD Lombok Tengah, M.Tauhid mendorong pemerintah daerah segera merespon persoalan ini.
Dikatakan Tauhid, untuk mencegah penyebaran virus corona dibutuhkan trobosan dan aksi nyata dari pemerintah daerah, diantaranya dengan membatasi akses interaksi masyarakat. Apapun alasannya, menurutnya kebijakan sosial distancing harus ditetapkan secara maksimal.
Selain imbauan, penerapan sosial distancing akan maksimal apabila dibarengi dengan pemutusan akses mobilisasi masyarakat. Misalnya menutup obyek-obyek wisata untuk sementara waktu.
Ia menjelaskan, penutupan obyek wisata akan berdampak negatif bagi pengembangan pariwisata khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun di satu sisi obyek wisata berpotensi besar menjadi tempat penyebaran virus. Mengingat pengunjung tidak hanya dari Lombok Tengah dari mancanegara yang belum terjamin kesehatannya. Sehingga jika tidak segera ditutup dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif yang lebih besar.
Selain itu, pihaknya juga meminta Pemkab Lombok Tengah intens berkoordinasi dengan PT.Angkasa Pura. Hal ini sebagai upaya pengawasan keluar masuknya penumpang di Bandara Internasional Lombok (BIL). Dengan harapan pihak Angkasa Pura maupun Pemkab Lombok Tengah lebih cepat melakukan penanganan jika ada yang terindikasi terpapar virus corona.
Dimintai tanggapan terkait awal pencegahan yang dilakukan Pemkab Lombok Tengah, menurutnya sudah sangat tepat. Pihaknya juga mengaku satu suara menyikapi keputusan meliburkan sekolah selama 14 hari kedepan. Ia berpendapat semua itu sangat epektif mencegah penyebaran corona.
Upaya lain Pemkab Lombok Tengah yang patut diapresiasi adalah pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemerintah desa.
Politisi Partai Gerindra tersebut menganggap sosialisasi menyeluruh yang dilakukan ASN beberapa hari terakhir telah membuka mata masyarakat tentang bahaya virus corona. Dampak positifnya, hal ini telah meningkatkan kewaspadaan masyarakat dari yang awalnya acuh menjadi lebih peduli dengan ancaman wabah mematikan ini.
Ia berharap sosialisasi dibarengi dengan penyiapan sarana fasilitas penanganan virus corona. Terkait hal tersebut piahaknya telah memerintahkan Dinas Kesehatan segera menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Tidak hanya masyarakat umum, tapi juga kebutuhan medis. Misalnya penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis serta peralatan lainnya. Adapun pengadaannya bisa menggunakan dana tambahan Rp 1 milyar yang sudah dianggarkan pihak legeslatif.
“Kepentingan masyarakat harus diutamakan. Dalam kondisi ini semua komponen masyarakat harus mendukung satu sama lain,” kata Tauhid.
Dalam kesempatan tersebut Tauhid juga menegaskan pihaknya akan tetap mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah. Termasuk dalam hal penyiapan anggaran penanganan corona akan dibackup penuh, tentunya selama digunakan dengan baik.
Sehingga, upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah akan terus dipantau dan dievaluasi. Sehingga anggaran pencegahan virus corona benar benar dimanfaatkan secara maksimal dan sesuai ketentuan yang berlaku. (Dar/p01)

KERJASAMA BAGIAN HUMAS DPRD KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN PILAR NTB.COM

Beri rating artikel ini!