Pisah Sambut Kapolres, AKBP Esty Berjanji Berbuat Maksimal untuk Masyarakat Lombok Tengah

LOTENG,PILARNTB.com – Acara pisah sambut Kapolres Lombok Tengah, digelar Sabtu malam (30/05/2020).

Bertempat di Pendopo Bupati, pisah sambut dihadiri jajaran Porkopinda Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, mantan Kapolres Lombok Tengah, AKBP.Budi Santosa,SIK menceritakan beberapa pengalaman berkesan yang dialaminya selama kurang lebih satu tahun setengah ini.

Budi menuturkan, pada awal penugasannya di akhir tahun 2018, ia dan Pemkab Lombok Tengah dihadapkan dengan persoalan Pemilihan Kepala Desa (PSU). Yang mana beberapa desa salah satunya Kateng, Kecamatan saat itu melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Selanjutnya tahun 2019 terjadi gesekan antara warga Desa Tanak Awu dengan Desa Ketare, Kecamatan Pujut. Saat itu ia bersama Dandim tidak tidur semalaman untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif.

Memasuki tahun 2020, Budi, ia dihadapkan dengan tahapan Pilkada Lombok Tengah dan Pilkades Rentak di 15 Desa yang kemudian tertunda akibat wabah Virus Corona atau Covid-19.

Kendati cukup berat, lanjut Budi, berkat dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Lombok Tengah, segala tugas dan tantangan selama ini bisa diselesaikan dengan baik. Kendati demikian, ia mengaku banyak kelemahan dan kekurangannya selama berdinas di Lombok Tengah.

Untuk itu ia berpesan kepada Kapolres Lombok Tengah yang baru, AKBP Esty agar menyelesaikan sejumlah persoalan yang belum terselesaikan olehnya.

Diantaranya perubahan nama Bandara, konflik penyelesaian tanah di KEK Mandalika dan beberapa proyek nasional  yang belum bisa kita kawal maksimal. ” Kalau bisa apa yang sudah kami rintis selama ini bisa dilanjutkan,” harapnya.

Sementara itu,AKBP Esti Setyo Nugroho, S.IK, berjanji melanjutkan dan melengkapi program kerja yang telah dirintis oleh AKBP Budi Santosa.

Angota Polri dari Satuan Brimob asal Banyuwangi Jawa Timur itu juga berkomitmen untuk bekerja maksimal , memperbanyak kegiatan silaturahim dengan para tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda di Lombok Tengah.

Dikatakan Esty, selama ini dirinya sering ditugaskan di daerah Komplik.
Tahun 2018 ditugaskan di Kalimantan Timur. Disana sering terjadi gesekan antar masyarakat.Sehingga ia mengaku sudah terbiasa menghadapi berbagai dinamika dan tantangan di daerah Komplik.

Dengan pengalamannya tersebut, sebelum ditugaskan di Lombok Tengah dirinya berharap agar suatu saat ditugaskan di daerah aman. Dan menurutnya, penugasannya di Lombok Tengah merupakan jawaban atas harapannya tersebut.

Diakhir sambutannya, Esty melantunkan sebuah pantun untuk pemerintah dan Masyarakat Lombok Tengah.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili, FT, SH, menyampaikan aspirasi dan penghargaan setinggi – tingginya kepada AKBP Budi Santosa dan berharap bisa menjalankan amanah dengan sebaik – baiknya di tempat tugas yang baru yakni Polda Jawa Timur. ”Selamat jalan saudaraku tercinta. Walaupun sangat berat, tetapi ini adalah panggilan tugas dari Ibu pertiwi. Semoga apa yang telah diberikan kepada masyarakat kami tercatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” kata Suhaili.

Sementara kepada AKBP Esty, diharapkan mampu menjalin sinergitas yang baik dengan pemerintah dan masyarakat Lombok Tengah.(Dar/p01)

KERJASAMA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA LOMBOK TENGAH DENGAN PILAR NTB.com