Bupati Lantik Pengurus PGRI Se Lombok Tengah

LOTENG-Pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Loteng, dilantik Kamis (22/10/2020). Pelantikan tersebut, tidak hanya dihadiri oleh Pengurus PGRI Provinsi, juga dihadiri oleh Sekjen Pengurus Besar (PB) PGRI pusat, HM. Ali H Rahim yang merupakan putra asli NTB.

Dalam sambutannya Bupati HM.Suhaili FT mengatakan bahwa guru adalah garda terdepan dalam ikhtiar pemerintah membangun manusia seutuhnya. Sehingga baginya, guru harus benar-benar diposisikan sebagai profesi yang harus menjadi perhatian bersama pemerintah. Oleh karenanya, PGRI Loteng diharapkan bisa menjembatani kepentingan guru di daerah ini. Tidak hanya untuk menuntut kepentingan dari segi haknya saja, PGRI juga diharapkan menjadi wahana untuk mengaktualisasi dedikasinya sebagai organisasi yang memperkuat peran, kapasitas dan solidaritasnya dalam melaksanakan kewajiban sebagai pendidik.

“Tingkatkan pelayanan kita untuk bangsa. Ini harapan saya sebagai pelayan masyarakat Loteng juga,” ajaknya.

Suhaili juga menambahkan, solidaritas antar sesama guru itu memang harus dikuatkan. Ia tidak ingin ada lagi perpecahan antara guru dengan kepala sekolahnya dengan yang lainnya. Intinya pesannya, jaga profesionalitas guru dalam menjalankan amanah negara yakni menjaga dan mendidik peserta didiknya. Demikian juga, PGRI diharapkan ke depan tidak hanya memikirkan tentang anggotanya saja. Akan tetapi, bagaimana PGRI juga berfikir global untuk pelaksanaan program sosial kepada masyarakatnya.

“Perbanyak juga program sosial yang menyentuh ke masyarakat,” pintanya.

Sementara itu Ketua PGRI Loteng, H Amir mengatakan, apa yang menjadi arahan dan saran bupati akan dilaksanakan. Karena ia sadar memang PGRI Loteng saat ini belum berjalan sesuai yang diharapkan. Sehingga, di bawah kepemimpinannya ia siap menjadikan PGRI Loteng kuat, bangkit dan solid. Terlebih nantinya akan ada banyak program yang bakal dilaksanakan. Salah satu program itu, pada 5 November mendatang akan melaksanakan konfrensi kerja tingkat kabupaten.

“Ke depan kita akan fokus bagaimana meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota. Supaya guru-guru ini bermartabat dan lebih dihormati. Tentunya dengan segala tupoksinya yang melekat pada masing-masing,” pungkasnya. (dar/adv)

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah dengan Pilar NTB.com

Beri rating artikel ini!