PAS Bertekad Wujudkan Generasi Milenial yang Kompetitif

LOTENG – Generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan. Sayangnya, generasi yang lebih dikenal dengan milenial ini masih kurang diperhatikan.

Hal inilah yang menjadi perhatian pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Tengah nomor urut 1, Hj.Lale Prayatni-H.Sumum (PAS).

Kepada wartawan, pasangan yang mengusung jargon “Menah Tandur” ini berjanji akan memprioritaskan kaum milenial.

” Menjadikan milenial yang kompetitif atau berdaya saing menjadi konsen PAS. Karena kami paham, maju atau tidaknya daerah tergantung bagaimana perhatian pemerintah terhadap generasi muda,” kata H.Sumum di Praya, kemarin.

Menurutnya, generasi milenial kedepan harus mampu memanfaatkan perubahan zaman. Yakni dengan menggali potensi dan terus mengasah kreatifitas yang dimiliki. Dan menurutnya, disinilah peran pemerintah daerah, sebisa mungkin hadir menjawab segala kebutuhan dan problematika yang dihadapi para milenial.

Komitmen PAS, lanjut H.Sumum bisa dilihat dari visi-misi Lombok Tengah Menah Tandur. Yang mana di dalamnya banyak memuat program pemberdayaan generasi milenial.

Jika diberikan kepercayaan memimpin Lombok Tengah, pihakhnya akan memastikan kebijakan pemerintah daerah berpihak pada generasi millenial.

Beberapa agenda penting yang akan dilakukan kedepan, diantaranya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berbasis milenial. Namun menurutnya, pendidikan yang tinggi saja tidak cukup. Anak muda zaman now juga harus dibekali dengan berbagai skil atau keterampilan.

Menurutnya, selama ini ada pemahaman keliru di masyarakat. Sebagian masyarakat menganggap bahwa profesi yang paling menjanjikan adalah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Padahal anggapan itu salah besar. Sebab saat ini orang-orang sukses rata-rata bukan ASN, melainkan pebisnis. Dan kedepan, Lombok Tengah akan membutuhkan lebih banyak orang yang mau merintis usaha, minimal UMKM. Terlebih dengan adanya KEK Mandalika, akan membuka peluang besar bagi dunia usaha khususnya untuk kaum milenial.

“Anak muda harus berani terjun ke dunia usaha. Peluang suksesnya jauh lebih besar dan menjanjikan,” jelasnya.

Sehingga dalam visi misi Menah Tandur, pihaknya menawarkan beberapa program ekonomi untuk milenial. Salah satunya program pelatihan dan pendampingan menjadi pengusaha pemula.

” Kami sudah merumuskan program yang akan mendorong milenial untuk merintis usaha sesuai bidang keahlian dan potensi di wilayahnya,” jelasnya.

Yang mana semua itu juga akan dibarengi dengan bantuan modal. Tentunya dengan perencanaan matang dan pertanggungjawaban yang jelas.

Pemberdayaan milenial yang maksimal, lanjut H.Sumum, tidak hanya untuk pribadi mereka, tapi juga akan berdampak positif bagi arah pembangunan daerah di masa yang akan datang.

” Kalau usaha anak-anak muda kita maju dan berkembang, tentu akan berdampak positif bagi PAD,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kedepan berbagai kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah harus melibatkan tokoh-tokoh pemuda. Dengan harapan, segala yang dirumuskan pemerintah daerah, benar-benar mampu mengakomodir kepentingan masyarakat secara menyeluruh, terutama bagi generasi muda.

” Organisasi kepemudaan juga akan kita suport, baik melalui program pemberdayaan maupun suntikan anggaran,” janjinya.

Untuk itu ia mengajak agar 9 Desember mendatang kaum milenial bersatu memilih nomor 1, demi Lombok Tengah Menah Tandur. (Dar)