Alumni Yayasan Qamarul Huda BerSATU Menangkan PAS

LOTENG – Ribuan alumni Yayasan Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata terus bergerak memenangkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor 1, Lale Prayatni-Sumun (PAS).

Hal itu diungkapkan Pengurus Yayasan Qamarul Huda, H.Lalu Muhayat dalam konferensi Pers, Selasa (1/12/2020).

Dikatakan H.Lalu Muhayat, alumni terus bergerak dari pintu ke pintu meyakinkan masyarakat memilih nomor 1 pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Hal ini juga merupakan penegasan arah dukungan TGH.L.Turmuzi Badarudin atau Datok Bagu pada Pilkada tahun ini.

Menurutnya, dukungan Datok Bagu kepada PAS Menah Tandur tidak bisa diganggu gugat. Sebagai tokoh karismatik, diakuinya Datok Bagu memang tidak pernah menyatakan dukungan secra terbuka kepada Paslon manapun. Hanya saja arah dukungannya ditunjukkan dengan keikutsertaannya memperjuangkan PAS sehingga bisa tampil di Pilkada Lombok Tengah.

Perlu diketahui kata Lalu Muhayat, dungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada PAS Menah Tandur tidak lepas dari restu Datok Bagu.

” Saya terlibat langsung dan tahu persis bagaimana PKB jatuh ke PAS Menah Tandur,” jelasnya.

Bahkan pemasangan alat peraga kampanye PAS Menah Tandur di lingkungan Ponpes Qamarul Huda, juga atas restu Datok Bagu.

Lagipula, jika Datok Bagu tidak mendukung PAS, menurutnya tidak mungkin pengurus yayasan berani mengadakan pertemuan dan sosialisasi PAS secara terbuka seperti yang dilakukan saat ini.

” Logikanya kami tidak mungkin berani bergerak kalau tidak ada restu dari beliau,” terangnya.

Adapun dukungan ke PAS diberikan karena dianggap paling memahami dan peduli dunia pendidikan. Sementara Paslon lain selama ini melulu bicara APBD dan hal-hal yang tidak jelas. Sedangkan Ponpes dianaktirikan dan hanya dicari saat perhelatan Pilkada.

” Kami anggap PAS paling komit dan memahami pendidikan khususnya Ponpes,” jelasnya.

Diakuinya secara orgnaisasi, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki HL.Pathul Bahri yang juga tampil di Pilkada Lombok Tengah. Hanya saja bukti nyata perhatian yang bersangkutan terhadap dunia pendidikan selama ini khususnya Ponpes nyaris tidak ada. Sehingga walaupun sebagai Ketua NU Lombok Tengah, tidak menjadi jaminan bisa didukung keluarga Nahdiyin.

Terlepas dari hal itu pihaknya mengajak seluruh jamaah Nahdiyin dan alumni Yayasan Qamarul Huda Bagu tetap kompak bersatu memenangkan nomor 1.

Selain itu dengan kondisi politik saat ini, peluang menang PAS Menah Tandur Tandur sangat besar. Dengan dukungan maksimal para alim ulama, tim dan relawan saat ini, Paslon ini diyakini mampu keluar sebagai pemenang.

” Suara PAS memang sepertinya tidak tampak , tapi kalau diselami lebih dalam Paslon ini menjadi pembicaraan dan dambaan masyarakat. Insya Allah PAS Menah Tandur akan menjadi pemimpin berikutnya di Lombok Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan PAS, H.Sahnan, mengapresiasi dukungan yang diberikan keluarga besar Yayasa Qamarul Huda Bagu. Dukungan ini kata Sahnan menambah semangat juang dan keyakinan tim dan relawan dalam memperjuangkan Paslon PAS Menah Tandur.

Jika diberikan kepercayaan memimpin Lombok Tengah, pihaknya siap berdiri di barisan terdepan memastikan PAS Menah Tandur benar-benar memperhatikan dunia pendidikan, khususnya Pondok Pesantren dan alim ulama. (Dar)