Usaha Perhotelan di KEK Mandalika Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

LOTENG-Usaha perhotelan adalah yang paling terdampak covid-19. Karena tidak sanggup memenuhi kebutuhan operasional hotel di tengah sepinya kunjungan wisatawan, sebagian hotel di beberapa daerah bahkan terpaksa tutup.

Di saat yang lain menyerah, pengusaha hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tetap eksis dan memilih bertahan dengan kondisi saat ini.

Kepada wartawan via handphone beberapa hari lalu, Ketua Asosiasi Hotel Mandalika (AHM), Samsul Bahri, mengungkapkan, secara umum kondisi pariwisata nyaris tidak ada pergerakan dalam setahun terakhir. Namun di KEK Mandalika, menurutnya sedikit lebih baik dari kawasan wisata lain. Hal ini tidak lepas dari semangat para pelaku pariwisata untuk tetap bertahan walaupun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Dengan semangat yang sama, kata Samsul, para pelaku pariwisata di KEK Mandalika bahu membahu melakukan berbagai upaya meningkatkan minat kunjungan wisatawan.

Misalnya dengan mengadakan berbagai event di KEK Mandalika. Yang mana sejauh ini pihaknya telah sukses menggelar berbagai event ataupun kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional. Misalnya kejuaraan surving tingkat internasional, pentas seni dan beberapa kegiatan lain. Hasilnya pun cukup maksimal. Walaupun belum mengembalikan pada kondisi normal, namun sedikit membantu meningkatkan kunjungan wisatawan. Paling tidak bisa membiayai kebutuhan operasional hotel dan menghindari penutupan atau merumahkan karyawan.

Seperti daerah lain, pengusaha hotel di KEK Mandalika juga melakukan langkah berani yakni dengan banting harga. Beberapa hotel bahkan membandrol harga kamar 50 persen lebih rendah dari harga normal. Tentunya ini juga bagian dari upaya terus mempertahankan eksistensi pariwisata.

Lebih lanjut ia menjelaskan, akibat wabah ini, para pelaku pariwisata memang dihadapkan dengan kondisi serba sulit. Namun pihaknya meyakinkan bahwa khusus KEK Mandalika, akan tetap terus berusaha bertahan.

“Pilihannya hanya dua, bertahan atau mati,” kata Samsul.

Kendati demikian pihaknya tetap optimis wabah covid-19 akan segera berlalu. Karenanya ia mengajak semua pihak agar tetap mematuhi anjuran pemerintah dan bersama sama-sama memerangi bencana global ini. (Dar/p01)