Warga Desa Barejulat Desak Polres Loteng Usut Tuntas Laporan Dugaan Penyimpangan Kades

PilarNTBLoteng – Masyarakat Desa Bare Julat Kecamatan Jonggat Lombok Tengah mendesak Polres Lombok Tengah agar lebih serius dalam menangani kasus dugaan korupsi dan beberapa penyimpangan yang di duga dilakukan oleh Kepala Desa Bare Julat Kecamatan Jonggat .Mengingat kasus tersebut sudah dilaporkan sejak Februari 2021 lalu ,namun hingga saat ini belum ada kemajuan yang berarti.Melalui tokoh masyarakatnya warga Desa Bare Julat kembali mempertanyakan penanganan kasus tersebut.Ketua forum Barejulat Bersatu Kec.jonggat Najamudin dalam komentarnya dihadapan sejumlah wartawan dan wargs setempat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengusut tuntas laporan dari masyarakatnya.Dalam kesempatan itu dia juga merinci sejumlah kasus penyimpangan yang di duga dilakukan oleh Kades Bare Julat.
Diantaranya adalah persoalan laporan pembukaan jalan baru yang ada di 11 dusun yang dikerjakan melalui padat karya dan itu semua tidak menggunakan dana desa.”Namun ternyata di SPJ nya Kades ko muncul dana pembukaan jalan sebesar 42 juta ,kami juga tekah melakukan konfirmasi ke kecamatan terkait pos tersebut dan itu tidak pernah ada ,” tegas Najamudin.

Sambil menambahkan ada pembukaan jalan usaha tani 30 juta pembelanjaan deker tempat sampah 450 biji 26 juta ( fiktif)menurutnya semua fiktif .,” Sekain itu ada pembangunan Gapura hingga saat ini blm selesai namun dilaporkan sudah tuntas ,lalu ada sumur bor 120 jt yg sdh dipakai 52 juta dari kontrak MoU Gapura sdh rampung dlm spj ,tp faktanya belum jd,” imbuhnya seraya menambahkan, sekiranya jika polres benar2 mengusut tuntas gal tersebut maka tdk akan makan waktu lama untuk menindak lanjutinya. Warga Desa Bare Julat juga segera akan melakukan hearing kapolres baru terkait penanganan kasus tersebut.(Pilar01)