LSM Gempar Bantah keras Kasus Pengadaan Kertas Suara Sudah Selesai

PilarNTBLoteng- Bantahan Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) Lombok Tengah Drs.Jalaluddin yang saat ini sdh menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Bapenda Loteng disalah satu media online beberapa hari lalu ,mengatakan persoalan pengadaan kertas suara Pilkades serentak pada tahun 2019 lalu sudah selesai,menurut Ketua Umum LSM Gempar NTB Hamzan Halilintar itu semua keliru,Jalal ini lama2 sudah mau membohongi publik ,karena dugaan penyimpangan pada kasus pengadaan kertas suara Pilkades serentak tahun 2019 lalu itu tetap akan menjadi atensi .,”Kami menganggap itu belum selesai dan tetap akan kami kawal sampai tuntas ,dan dengan laporan yang baru tentunya,”ujar Hamzan,
Menurutnya kalau memang kasus itu dianggap sudah selesai mana buktinya,karena jika satu kasus dianggap tidak bisa naik ke tahapan berikutnya pasti akan ada diterbit kan SP3, (Surat perintah penghentian penyidikan)kendati demikian kata Hamzan tetap akan disusul dengan alat bukti baru dalam kasus tersebut.”Kami akan tetap memantau terus perkembangan kasus tersebut di Reskrim Polres loteng yakni Unit Tindak Pidana Korupsi.(Tipikor),” paparnya penuh semangat.

Dia juga kini tengah menyusun jadwal untuk hearing ke Polres Loteng bersama anggotanya terkait progress kasus tersebut.”Kami mau hearing bersama anggota Gempar lainnya untuk menanyakan perkembangan dari laporan tersebut,”imbuhnya.Intinya dia mendesak kepada teman-teman APH khususnya Polres Loteng,satu hati,Satu tekad,demi keadilan,agar supremasi hukum tetap dijalankan sesuai Undang-undang yang berlaku” Kami mendesak APH segera panggil mantan Kepala DPMD agar persoalan ini segera tuntas,karna kami tetap akan memantau perkembangannya ,”pungkas Hamzan(Pilar01)