Rekrutmen Tenaga Kerja HRD PT.MMN, Picu Ketersinggungan Warga

PilarNTBLoteng – Beberapa hari ini beredar pengumuman penerimaan tenaga kerja yang dikeluarkan oleh HRD PT. Merese Mandalika Nusantara untuk dipekerjakan di pullman Mandalika Lombok Beach Resort, pengumuman rekrutmen ini ramai diperbincangkan baik di kalangan praktisi pariwisata maupun didunia maya.terkait posisi-posisi yang dibuka
Direktur SWIM (Solidaritas Warga Inter Mandalika) Lalu Alamin merasa miris sekaligus geram karena setelah ditelusuri posisi yang disediakan dan disebarkan di desa-desa penyangga KEK Mandalika hanyalah untuk posisi-posisi Lawer Level Managment Seperti Tukang Kebun(Gardener), Tukang Cuci Pakaian (Laundry Man), Tukang bersih area umum(Public Area) Tukang Cuci Piring (Steward) Dan Satpam.
” Ini jelas sebuah bentuk penghinaan dari Managment Pullman kepada warga tempatan,seharusnya ada Posisi -Posisi Upper Level Managment Seperti Supervisor, Team Leader, Head Depertement. Dll Juga ikut ditawarkan dalam proses ini.
Ini Menunjukan mental penjajahan yang seperti dianut managment ITDC ditularkan di Managment Pullman hotel, seperti kita ketahui bersama Kalau didalam managment ITDC juga hampir tidak merekrut warga tempatan selain pada posisi Cleaning Service dan Security. Kondisi seperti ini sudah pasti menjadi pemicu kemarahan di warga tempatan karena warga lokal sudah tidak mau lagi di Underestimate atau dipandang sebelah mata terkait kemampuan dan skill mereka,”papar L.Alamin

Beredar informasi juga bahwa rekrutmen ini untuk mencari pekerja Harian/Daily Worker yang akan dipekerjakan selama event WSBK berlangsung, Menanggapi hal ini SWIM tetap akan memperjuangkan agar apabila terjadi rekrutmen untuk pekerja Permanen nantinya agar posisi-posisi upper level managment terbuka seluas-luasnya untuk warga tempatan.
Swim juga menginginkan agar semua Head Departement yang nantinya akan direkrut berasal dari Pulau Lombok.

” Seharusnya pihak Pullman sebelum melakukan rekrutment mempelajari situasi dan ketersediaan tenaga kerja dari warga tempatan, Jika kita mau jujur di Lombok Tengah kita memiliki sangat banyak tenaga profesional dibidang perhotelan yang siap dipekerjakan disemua posisi dan level bahkan untuk posisi-posisi general manager Lombok Tengah adalah gudangnya,”imbuhnya

Pertanyaan mendasarnya adalah Kenapa posisi-posisi upper managmentnya tidak dipublikasi?
Terakhir Lalu Alamin menyampaikan bahwa SWIM(Solidaritas Warga Inter Mandalika) tidak akan pernah diam ketika Warga tempatan dianggap Identik dengan kebodohan.(Pilar01)