Mutasi di Pemkab Loteng Molor,Banyak Program Terhambat

PilarNTBLoteng -Akibat dari molornya mutasi bagi sejumlah pejabat mulai dari ecelon tiga dan dua serta kepala sekolah di Lombok Tengah hingga kini sejumlah jabatan terjadi kekosongan.Kosongnya jabatan di sejumlah dinas/instansi di lingkup Pemkab Lombok Tengah tentu berimplikasi kepada macetnya sejumlah program yang ada di sejumlah instansi.

Molornya gelaran mutasi tahun ini juga tak luput menjadi sorotan kalangan DPRD Lombok Tengah.Adalah Didik Ariesta anggota Komisi Dua DPRD Lombok Tengah kali ini juga angkat bicara terkait persoalan tersebut.” Kami mendorong pihak Pemda Lombok Tengah agar segera menggelar mutasi ,agar semua program bisa berjalan dengan normal,” cetusnya.
Dalam kesempatan yang sama dia juga menyorot kondisi sejumlah kepala sekolah yang hingga kini belum depinitif setelah ditinggal oleh pejabat lama yang pensiun .

“Dengan molornya mutasi di Pemda Lombok Tengah membuat karyawan atau ASN di sejumlah instansi tidak punya kegiatan atau aktifitas lantaran belum memiliki Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) dari beberapa program yang seharusnya sudah berjalan jauh sebelumnya,” imbuh Didik.

Anggota DPRD yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Jonggat – Pringgarata ini juga merasa khawatir ketika beberapa program yang belum berjalan nantinya akan terbentur masalah waktu.” Saya juga melihat banyak kepala sekolah masih di Plt kan hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kinerja yang tak maksimal,” pungkas Didik Ariesta.(Pilar01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *